Sabtu, 22 Juni 2013

biokimia - uji karbohidrat



Uji Molich

·         Tabung reaksi pertama berisi Glukosa (0,02m) 1Ml
·         Tabung reaksi kedua berisi Selulosa (0,01m) 1Ml
·         Tabung reaksi ketiga berisi Fruktosa (0,01m)

Cara kerja:
Tabung 1,2,3,4 ditambahkan dua tetes larutan Naptol 5%, kemudian ditambahkan 3ml H2SO4 (p) secara perlaahan dan hati-hati.

·         Amati timbulnya perubahan warna pada 2 lapisan tersebut.!
Hasil Pengamatan:
1.      Glukosa 0,02m + Natrol 5% + H2SO4
Larutan dibawah bening dan larutan terdapat larutan hitam keunguan yang mengapung.
Lapisan dasar berwarna bening, ditengah lapisan berwarna hitam, dan terdapat warna keungu unguan pada lapisan teratas.
2.      Selulosa 0,01m + Nafrol  5% + H2SO4
Terdapat larutan bening keunguan yang mengapung.
3.      Pati 0,07 +Naffol 5% + H2SO4
Hasil yang didapat hamper sama dengan larutan yang pertama, hanya saja warna hitam keungu unguan lebih banyak.

 
UJI SILIWAL
·        Tabung yang pertama berisi Glukosa (0,01) 2ml
·        Tabung kedua berisi Fraktusa (0,01) 2ml
cara kerja:
tabung pertama dan kedua ditambah 2ml HCl5N         Homogen         dinginkan 30 menit       
 0,5 ml resasul 5%
·         Amati apa yang terjadi.!
Hasil Pengamatan:
a.       Tabung 1:
Glukosa + Hcl5N + Resorsinal 0,5%
Larutan ini tidak mengalami perubahan warna apapun.
b.      Tabung 2:
Fraktusa + Hcl5N + Resorsional 0,5%
Pada larutan ini mengalami perubahan warna awal dari putih  menjadi merah muda, perubahan warna ini terjadi saat penyampuran dan penambahan zat.


UJI BIAL
·         Tabung I berisi Pentosa A 2m + 5ml Px Bial
·         Tabung II berisi Pentosa B 2m + 5ml Px Bial
Kocok larutan daan amati perubahan warnanya:
Hasil Pengamatan:
a.       Pentosa A 2ml + 5ml Px Bial
Berwarna biru + coklat terdapat endapan berwarna merah.
b.      Pentisa B 2ml + Px Bial
Berwarna biru +  coklat terdapat endapan berwarna biru.
Dari hasil uji pada tabung I yang telah dipanaskan menggunakan water bath selama 10 menit mengalami perubahan warna merah kecoklatan , sedangkna pada tabung II dengan proses yang sama mengalami perubahan warna yang sama dengan tabung I hanya saja pada tabung II tetpi pada bagian dasar tabung terdapat endapan berwarna merah tua, biru dan merah kecoklatan yang berupa pasir.



UJI ANITRON
Cara kerja:
·         Tabung I dan II ditambahkan 2ml antron
·         Tabung I dan III ditambahkan 0,2ml H2SO4 dan 5ml Sarida 0,01
·         Tabung II hanya ditambah H2SO4 saja.
Amati perubahan warnanya:
a.       Tabung I: berubah warna menjadi kuning dan terdapat endapan.
b.      Tabung II: Beubah waarna menjadi kuning
c.       Tabung III: Putih bening




TUGAS!
1.      Pada UJi Seliwanuf dan Uji Bial diperlukan panas untuk mengetahui warna, sedangkan pada uji Malish dan Uji Antron tidak dilakukan. Mengapa demikian? Jelaskan!
2.      Jelaskn prinsip prinsip dasar yng terjadi pembeda dari keempat pengujian yang dilakukan.!
Jawab :
1.       Pada uji siliwanuf dan uji bial diperlukan panas karena untuk mengetahui perubahan warna, pada uji siliwanuf Merupakan uji spesifik untuk karbohidrat yang mengandung gugus keton atau disebut juga ketosa. Jika dipanaskan karbohidrat yang mengandung gugus keton akan menghasikan warna merah pada larutannya. Pada uji  bial untuk menguji adanya gula pentose. Pemanasan pentose dengan HCl pekat akan menghasilkan furfural yang berkondensasi dengan orcinol dan ion feri. Hasil pemanasan akan menghasilkan warna biru hijau yang menunjukkan adanya gula pentosa. Untuk uji malish Uji molish merupakan uji yang paling umum untuk pengetasan adanya karbohidrat dan senyawa organic lainnya. Pada uji ini asam sulfat pekat berfungsi untuk menghidrolisis ikatan glikosidik, menghasilkan monosakarida yang akan didehidrasi menjadi furfural dan turunannya. Furfural mengalami sulfonasi dengan alpha naftol yang akan mengahsilkan cincin warna ungu kompleks (merah-ungu), yang menunjukkan adanya karbohidrat.
2.       Prinsip dasar dari keempat penguji yang dilakukan yaitu untuk uji siliwanuf dan uji bial di perlukan pemanasan untuk mengetahui perubahan pada zat tersebut, sedangkan untuk uji molish dan uji antron tidak diperlukan pemanasan cumin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar